Guru Maha Tahu

seorang anak yang berusaha mencari seorang guru maha tahu. Setelah mencari ke beberapa tempat tanpa hasil ia bertemu dengan seekor semut sakti yang berjanji akan membantunya. Semut itu pun mengubah anak kecil ini menjadi seukuran dirinya dan mulailah mereka berdua mengembara di hutan yang penuh magis. Mereka bertemu dengan segala makhluk dan tetumbuhan yang dapat berbicara.

Anak itu bertanya kepada bunga, pohon, dan binatang-binatang: “Apakah anda guru yang tahu segala?”

Tetapi setiap makhluk yang ditanyai menjawab bukan dan merekomendasikannya bertanya kepada makhluk lainnya. Setelah berhari-hari mengembara akhirnya mereka bertemu dengan sebatang pohon raksasa. Batang pohon itu sangat besar dan tampak seperti seorang kakek-kakek.

Anak itu bertanya kepada pohon raksasa tersebut: “Apakah anda guru yang tahu segala?”

Pohon itu tersenyum: “Bukan.” Jawabnya.

“Lalu siapa guru yang tahu segala itu?” Tanya anak itu.

“Guru yang tahu segala? Wah, tidak ada seorang guru pun yang tahu segala di atas permukaan Bumi ini. Usiaku sudah 2500 tahun dan aku belum pernah bertemu seorang pun yang dapat disebut guru yang maha tahu.”

Si anak tidak berputus asa. “Bila Anda sudah hidup 2,500 tahun lamanya, Anda pasti sudah belajar banyak hal, apakah Anda guru yang tahu segala itu?” Tanyanya.

Pohon raksasa tua itu tertawa terkekeh-kekeh. “Selama 2500 tahun aku memang belajar dan menguasai beberapa hal yang diperlukan, tapi itu tidak menjadikan aku guru yang tahu segala. Bila aku boleh menasihatimu, pulanglah dan pelajarilah beberapa hal yang bermanfaat untuk menjalani kehidupanmu, Nak.”

Anak kecil itu merasa sehembus angin sepoi dan jatuh tertidur. Ketika terbangun ia mendapati dirinya sedang berbaring di bawah sebatang pohon raksasa. Di sampingnya seekor semut sedang merayap di atas daun.

“Ah, ternyata aku bermimpi aneh.” Pikirnya. Namun nasihat dari pohon raksasa tua itu jelas teringat olehnya. Maka ia pun tersadar bahwa yang paling penting baginya menyelesaikan tugas sekolahnya, yakni mengumpulkan beberapa jenis tumbuhan untuk bahan pelajaran dan itulah sebabnya ia datang ke hutan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: